inlinecss

WELCOME TO SCHOOLBLOG

Minggu, 26 April 2020

Eloquent

Assalamualaikum Wr, Wb.
Kembali lagi bersama saya di SchoolBlog. Untuk pertemuan kali ini saya akan membahas mengenai Eloquent. Mari langsung saja ke pembahasannya yuk!

Eloquent adalah salah satu fitur yang menarik yang dimiliki oleh Laravel, dengan adanya eloquent ini kita dapat berinteraksi dan memanipulasi database sesuai dengan yang kita mau. Setiap model Eloquent yang telah dibuat adalah representasi table dari databse yang ada.
Nah, untuk cara penulisannya langsung saja kita mulai yuk!

Step 1
Buat model baru pada folder app dengan nama Siswa.php. lalu isi dengan format ini :



Penjelsaan : $table berfungsi untuk menentukan nama tabel pada database untuk model ini.
$fillable berfungsi untuk menentukan fiel apa saja yang akan di fill / di insert ke tabel pada mode ini. Biasanya digunakan untuk mass-assigment.


Step 2
Modifikasi file SiswaController.php. Menjadi seperti ini :


Penjelasan : Seluruh method yang dipanggil setelah inisialisasi Eloquent sama dengan penggunaan DB Facades.
Method find hanya ada pada Eloquent Model, dan digunakan untuk mencari data pada model berdasarkan primary key. Biasanya primary key yang dicari adalah id. Selain id anda dapat mengaturnya pada model dengan meng-override variable public $primaryKey.

Untuk hasilnya sama dengan tampilan di materi DB Facades!

Studi Kasus

1. Lakukan hal yang sama seperti yang sudah dijelaskan di atas untuk tabel kelas!

Kelas.php :


KelasController.php :



2. Buat tabel baru untuk menyimpan data guru dengan fiel nip, nama_guru, jenis_kelamin, alamat. Buatlah migration dan view untuk CRUD nya. Cobalah gunakan ORM untuk insert dan update data pada tabel data guru tersebut!

Guru.php :


GuruController.php :


guru.blade.php :

form.blade.php :


Hasilnya :







3. Bisakah anda menjelaskan perbedaan yang signifikan antara penggunaan DB Facades dengan Eloquent?

Menurut saya, perbedaannya terletak pada cara pengambilan databasenya. Apabila DB Facades mengambil langsung dari nama databsenya, sedangan Eloquent mengambil dulu data dari App Model ketika CRUD. Eloquent juga lebih simple, karena ridak memakai \DB::table('nama_tale") di setiap fungsinya.


Alhamdulillah sudah sampai di ujung postingan. Semoga postingan kali ini dapat membantu kalian dalam mempelajari pemrograman web. Terima kasih..
Wassalamualaikum Wr, Wb.

Senin, 06 April 2020

Edit dan Delete Data dengan Database

Assalamualaikum Wr, Wb.

Kembali lagi di SchoolBlog, dengan saya Muhamad Syahrul Ramadhan yang akan menyampaikan setiap materi yang telah saya pelajari disekolah. Untuk postingan kali ini saya akan melanjutkan materi yang sudah saya bahas di postingan sebelumnya, dengan tema Edit dan Delete Data dengan Database. Mari langsung saja kepembahasannya Yuk...


Edit Data dengan Database Facade

Buka file siswa.blade.php, tambahkan kolom baru untuk tombol aksi seperti ini :


Buka file siswa/form.blade.php, lalu edit codingan menjadi seperti di bawah ini :

Buka file web.php, tambahkan route edit seperti ini :
Route::get('/siswa/{id}/edit', 'SiswaController@edit');
Route::patch('/siswa/{id}', 'SiswaController@update');
{id} adalah parameter yang harus ada pada url nya dan parameter tersebut akan dilempar ke controller.

Buka file SiswaController.php, tambahkan function ini :


Langsung aja Coba di Browser, dan hasilnya akan seperti ini :
Klik edit pada kolom yang akan di edit
Edit lah sesuai yang di butuhkan 
dan hasilnya akan berubah pada tabel siswa seperti ini 

Delete Data dengan Database Facade

Buka file siswa.blade.php, tambahkan kolom baru pada tag @foreach seperti ini :


Buka file web.php, tambahkan route edit seperti ini :
Route::delete('/siswa/{id}', 'SiswaController@destroy');
{id} adalah parameter yang harus ada pada url nya dan parameter tersebut akan dilempar ke controller.

Buka file Siswa.controller.php, tambahkan function ini :


Langsung aja Coba di Browser, dan hasilnya akan seperti ini :
kllik delete pada baris siswa yang akan di hapus
dan hasilnya akan muncul pesan terhapus dan data sudah terhapus seperti ini 

Studi kasus

1. Jelaskan isi dari fungsi update dan destroy!
jawab :
Update
   Fungsi dari update ini adalah untuk mengambil terlebih dahulu data yang telah ada dari database kita, lalu ada juga update($input) fungsi ini pula yang mengirimkan data terbaru dari edit sesuai dengan yang user input. ada kata kunci rule untuk validasi, ada percanbangan if else, jika data gagal diubah atauoun berhasil diubah apa yang akan terjadi.

Destroy
   Fungsi dari destroy ini adalah untuk menghapus data yang user pilih. Caranya adalah mengambil data dari database sesuai dengan yang user pilih, data mana yang akan dihapus dengan menggunkan delete() untuk menghapusnya. Di fungsi ini juga ada percabngan if else, jika data gagal dihapus ataupun berhasil dihapus apa yang akan terjadi.

2. Lakukan hal yang sama pada tabel kelas (edit dan delete)
jawab :

kelas.blade.php

form.blade.php

KelasController.php

web.php


Hasilnya!
Edit :



Delete :


Alhamdulilah untuk postingan kali ini cukup sampai disini dulu. Mohon maaf bila ada kesalahan kata. Terimakasih sudah melihat blog saya. Sampai jumpa dipostingan selanjutnya..

Wassalamualaikum Wr, Wb.